sipp

Kamis, 07 April 2011

Wawasan Nusantara

A.Pendahuluan Pendidikan Kewarganegaraan

Hakikat bangsa berasal dari “warga” artinya keluarga sebagai terjemahan dari kata “natie´(bahasa Jerman/Belanda) atau “nation” (bahasa Inggris/Perancis).Dalam berkembangnya,bangsa itu merupakan kumpulan atau gabungan dari individu-individu manusia dalam suatu kelompok keluarga dan masyarakat tertentu.Kelompok-kelompok manusia tersebut bersatu dalam satu kesatuan di dalam suatu wilayah tertentu seperti wilayah negara,benua dan wilayah dunia.Karena itu dikenal ada bangsa Indonesia,bangsa Eropa,dan bangsa-bangsa sedunia yang masing-masing tidak lepas dari adanya kesamaan-kesamaan tertentu.
Secara umum bahwa kelompok-kelompok manusia itu memiliki ciri-ciri yang sama/tertentu baik dalam kelompok masyarakat maupun kelompok bangsa :
a) Ras,yaitu kelompok manusia yang memiliki ciri-ciri jasmaniah(fisik) sama yang dibawa sejak lahir.
b) Volk,yaitu kelompok manusia yang sama-sama sudah memiliki kesamaan dalam kebudayaan.
c) Etnis,yaitu kelompok manusia yang memiliki kesamaan atau kedudukan tertentu karena keturunan,adat,agama,bahasa,dan sebagainya.
d) Natie,yaitu kelompok manusia yang sudah memiliki kesadaran bersama untuk berbangsa dan bernegara atau berpolitik.
Pengertian Bangsa Menurut Para Ahli
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia-edisi Ketiga bahwa yang disebut bangsa itu adalah kelompok masyarakat yang bersama asal keturunan,adat,bahasa,dan sejarahnya.Menurut beberapa ahli :
a) Ernest Renant
Berpendapat bahwa bangsa adalah suatu kelompok manusia yang terikat dalam suatu tanah air yang sama karena adanya keinginan untuk bersatu,satu prinsip jiwa-semangat yang sama,dan solidaritas besar atau kesetiakawanan yang agung secara bersama.
b) Otto Baner
Berpendapat bahwa bangsa adalah suatu kelompok manusia yang memiliki karakter atau watak sama,dan karakter itu terbentuk karena adanya perasaan senasib yang sama.
c) F.Ratzel
Berpendapat bahwa bangsa adalah kelompok manusia yang terbentuk karena adanya hasrat (kemauan) untuk bersatu dan hasrat tersebut timbul dari adanya rasa kesatuan dalam satu tempat tinggal yang sama.
d) Jacobsen dan Lipmant
Berpendapat bahwa bangsa adalah kelompok manusia yang lahir karena adanya satu budaya (cultural unity) dan satu kesatuan politik (political utility).
e) Hans Kohn
Berpendapat bahwa bangsa itu merupakan hasil proses perjuangan sejarah,bangsa itu merupakan golongan yang majemuk dan tidak bisa dirumuskan secara eksak.
f) Dr.F.Herzt
Berpendapat bahwa bangsa itu lahir karena adanya 4 faktor atau unsur yang mendorong suatu masyarakat untuk menjadi natie (bangsa) yaitu faktor (1) hasrat untuk bersatu,(2)hasrat untuk merdeka,(3)hasrat untuk mempertahankan keaslian bangsa,dan (4)hasrat untuk mempertahankan kehormatan bangsa.
g) Ir.Soekarno
Berpendapat bahwa bangsa itu,disamping harus memiliki ciri-ciri tertentu juga harus ditandai oleh adanya kesamaan rasa cinta tanah air.

B.Identitas Bangsa
Identitas dimaksud senatiasa selalu diupayakan supaya bertahan dengan mempertahankan ciri-ciri kebangsaannya yang dilakukan oleh pemerintah seniman,semua warga bangsa,dan pihak lainnya.
Perbedaan identitas seseorang yang satu dengan seseorang yang lainnya adalah :
1) Faktor Natural
Yaitu suatu faktor alamiah (kodrat Tuhan) yang menjadi ciri khas dalam kelompok besar manusia tertentu sehingga terbentuk suatu bangsa.
2) Faktor Kultural
Yaitu suatu faktor yang dapat membentuk bangsa tertentu berupa budaya-budaya yang berlaku universal dalam kelompok besar manusia.
3) Faktor Spiritual
Yaitu suatu faktor kekuatan dan dorongan jiwa atau sikap mental dan moral (psikhologis) yang menyatu dalam suatu kelompok manusia tertentu,kemudian dengan itu terbentuklah suatu bangsa.
4) Faktor Religius
Yaitu suatu faktor keagamaan yang sama dan dianut oleh kelompok besar tertentu secara bersama-sama dalam suatu ikatan bangsa.
5) Faktor Historis
Yaitu suatu faktor sejarah perjuangan dengan terikat dalam satu kesatuan usaha bersama seperti melalui upaya perlawanan terhadap penjajah.
6) Faktor Geografis
Yaitu faktor kewilayahan(teritorial) dimana setiap orang yang berada di dalam satu wilayah yang sama memiliki sikap bersama untuk membentuk suatu bangsa,tanpa memperhatikan perbedaan suku bangsa,agama,adat istiadat,dan sebagainya.

C.Terbentuknya Bangsa
Dari hal ini dapat diketahui adanya unsur-unsur bangsa yaitu:
• Warga bangsa yaitu individu-individu manusia yang bersatu;
• Ciri-ciri persamaan,yaitu adanya persamaan persamaan tertentu;
• Wilayah tertentu,yaitu tempat untuk warga bangsa bersatu berupa wilayah negara,benua;
• Pemimpin bangsa,yaitu seorang tokoh yang tampil sebagai pemimpin karena memiliki kelebihan-kelebihan tertentu tanpa melalui pemilihan secara formal.

D.Pembentukkan Negara
Negara adalah suatu organisasi yang terdiri dari kekuasaan,politik,dan kepentingan manusia yang terikat di wilayah tertentu
Menurut John Locke
Dalam bukunya “Two treatises on government” berpendapat bahwa asal mula terjadinya negara melalui perjanjian masyarakat.Seperti T.Hobbes bahwa J.Locke juga bertolak dari suatu kenyataan manusia dalam keadaan pranegara dan pra masyarakat,di dalamnya semua orang hidup secara bebas,bisa berbuat semau mereka,tidak sesuai dengan akal budi dan tidak saling menghormati hak asasi mereka.
Dalam keadaan sadar betapa buruknya akibat dari pertentangan,perpecahan dan peperangan itu,akhirnya mereka mengadakan perjanjian untuk mendirikan negara sebagaimana halnya pendapat Hobbes.Tetapi raja yang berkuasa tidak absolut,individu-individu itu hanya menyerahkan sebagian hak asasi kepada negara atau raja yang dianggap perlu saja.Dengan demikian kekuasaan negara secara prinsip terbatas,karenanya raja dibatasi oleh hukum atau konstitusi tertentu.Oleh karena itu teorinya melahirkan teori “monarkhi konstitusional”,yaitu sistem kerajaan yang kekeasaanya dibatasi oleh konstitusi.John Locke juga berpendapat bahwa negara berfungsi sebagai :
-Legislatif,yaitu membuat Undang-Undang
-Eksekutif,yaitu melaksanakan Undang-Undang
-Federatif,yaitu mengadakan hubungan internasional


Menurut Montesquieu
Berpendapat bahwa negara itu berfungsi :
-Legislatif,yaitu membuat Undang-Undang
-Eksekutif,yaitu melaksanakan Undang-Undang
-Yudikatif,yaitu menegakkan hukum atau keadilan

D.Unsur Rakyat
Rakyat pada suatu negara adalah orang-orang yang tunduk kepada penguasa(pemerintah) serta hukum yang berlaku di negara tertentu,baik yang berdomisili di dalam negeri maupun di luar negeri.Mereka adalah anggota negara yang bersangkutan,keberadaannya di luar negeri hanya bersifat sementara karena ada alasan tertentu.Tidak semua orang yang berada di suatu negara menjadi rakyatnya,dan sebaliknya tidak semua rakyat harus selalu berada di wilayah negara bersangkutan.
Ada perbedaan antara penduduk dengan bukan penduduk yaitu meliputi beberapa faktor :
a. Faktor demografis,adalah faktor yang berhubungan dengan susunan,jumlah,dan perkembangan penduduk dan bukan penduduk.
• Penduduk adalah mereka yang berdasarkan peraturan tertentu berdomisili(bertempat tinggal) di wilayah negara tertentu.
• Bukan penduduk adalah mereka yang berdasarkan peraturan tertentu tidak berdomisili di wilayah negara tertentu seperti turis asing.
b. Faktor Politis,adalah faktor yang berhubungan dengan kebijakan dan keterikatan negara terhadap mereka.
• Warga negara adalah mereka yang berdasarkan peraturan tertentu menjadi anggota negara tertentu,yang tunduk kepada pemerintah dan hukum yang berlaku.
• Bukan Warga Negara adalah mereka yang berdasarkan peraturan tertentu tidak menjadi anggota negara tertentu dan tidak tunduk kepada pemerintah maupun hukum yang berlaku di negara tersebut.


E.Pengetian Hak Dan Kewajiban
Pengertian Hak Ketika lahir, manusia secara hakiki telah mempunyai hak dan kewajiban. Tiap manusia mempunyai hak dan kewajiban yang berbeda, tergantung pada misalnya, jabatan atau kedudukan dalam masyarakat. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai hak dan kewajiban, penulis ingin memaparkan pengertian hak dan kewajiban. K. Bertens dalam bukunya yang berjudul Etika memaparkan bahwa dalam pemikiran Romawi Kuno, kata ius-iurus (Latin: hak) hanya menunjukkan hukum dalam arti objektif. Artinya adalah hak dilihat sebagai keseluruhan undang-undang, aturan-aturan dan lembaga-lembaga yang mengatur kehidupan masyarakat demi kepentingan umum (hukum dalam arti Law, bukan right). Pada akhir Abad Pertengahan ius dalam arti subjektif, bukan benda yang dimiliki seseorang, yaitu kesanggupan seseorang untuk sesuka hati menguasai sesuatu atau melakukan sesuatu(right, bukan law). Akhirnya hak pada saat itu merupakan hak yang subjektif merupakan pantulan dari hukum dalam arti objektif. Hak dan kewajiban mempunyai hubungan yang sangat. Kewajiban dibagi atas dua macam, yaitu kewajiban sempurna yang selalu berkaitan dengan hak orang lain dan kewajiban tidak sempurna yang tidak terkait dengan hak orang lain. Kewajiban sempurna mempunyai dasar keadilan, sedangkan kewajiban tidak sempurna berdasarkan moral.
Pengertian KEWAJIBAN
Kewajiban adalah sesuatu yang wajib dan harus kita kerjakan atau kita lakukan.


Sumber : -www.wikipedia.com
               -www.google.com

Sabtu, 26 Maret 2011


Resensi

Resensi berasal dari bahasa Latin, yaitu dari kata revidere atau recensere yang dapat diartikan sebagai cara menilai,memandang dan mempelajari.Tujuan resensi adalah untuk menyampaikan kepada para masyarakat khususnya para pembaca apakah buku atau hasil karya itu,baik untuk didengar,dilihat dan disebarkan kepada umum.Dalam arti lain Resensi buku adalah ulasan sebuah buku yang di dalamnya terdapat data-data buku terlebih pada buku sinopsis,cerita,dan lainnya.
Resensi
juga adalah salah satu bentuk tulisan jurnalistik yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan memberi pertimbangan berupa tanggapan  kepada pembaca mengenai sebuah buku yang baru diterbitkan. antara ringkasan dan ikhtisar berisi penilaian, ringkasan isi buku, pembahasan, atau kritik terhadap buku tersebut. Biasanya resensi tidak mengandung banyak ulasan mengenai sebuah buku,tetapi resensi hanya mengambil inti pokok dari buku sebuah tersebut.

Unsur-unsur resensi adalah sebagai berikut:

1. Membuat judul resensi
2. Menyusun data buku
3.Menyusun kerangka atau struktur
4. Tubuh atau isi pernyataan resensi buku
5. Penutup resensi buku


Tujuan dari Resensi Buku adalah menilai dan mengungkapkan apa yang ada pada buku yang telah dibaca, bisa berguna sebagai masukan bagi penulis dan penerbit juga sebagai pengantar atau rujukan bagi yang ingin membeli buku tersebut.


Langkah Membuat Resensi Buku :

A. Menuliskan sinopsis dari sebuah isi buku yang diceritakan secara singkat,jelas,dan lengkap.Kalimat dalam resensi juga tidak perlu panjang-panjang yang penting lugas dan dapat dimengerti oleh banyak orang.
B. Sesudah sinopsis selesai,resensi yang bertugas untuk melakukan penilaian dan mengungkapkan kelebihan dan kekurangan dalam sebuah isi buku itu.
C. Setelah semua lengkap,maka lebih baik jangan lupa mencantumkan nama penerbit dari buku yang kita ambil sinopsisnya,serta mencantumkan judul buku yang tertera pada buku.

Contoh Pidato


Assalamualaikum Wr.Wb
Yang terhormat Bapak Lurah
Yang kami hormati bapak ketua RW dan ketua RT.
Rekan-rekan dan para tamu undangan yang berbahagia.
Salam sejahtera untuk kita semua
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,karena atas rahmat dan karunia-Nya kita semua bisa berkumpul disini yang nantinya akan membahas mengenai sosialisasi “Pentingnya Menjaga Lingkungan Sekitar”.
Pada sebelumnya telah kita ketahui bersama bahwa Lingkungan Hidup adalah suatu hal yang sangat lekat dengan keberadaan kita saat ini.Dan kembali lagi kita harus berterima kasih kepada Tuhan YME yang telah memberikan semuanya itu untuk kita.
Namun,pemberian itu harus kita sertai dengan rasa memiliki.Memiliki bahwa Lingkungan itu milik kita bersama dan memiliki bahwa Lingkungan itu adalah kewajiban kita untuk menjaganya.Hal ini bukan untuk kepentingan kita dewasa ini,namun juga sangatlah penting untuk generasi yang akan tumbuh pada saat mendatang.Generasi pewaris akan merasa kecewa jika kondisi lingkungannya sebelumnya yang rusak dan tidak terawat.
Hadirin yang berbahagia !
Sangatlah penting upaya kita untuk melestarikan lingkungan dengan langkah-langkah penindakan apapun.Asalkan penindakan itu baik ke depannya untuk Lingkungan tersebut.Sebagai contoh,seperti Penghijauan,Penanaman Seribu Pohon,Kerja Bakti dan banyak macam lainnya.Asalkan di dalam setiap pribadi manusia ada sikap Cinta Lingkungan pasti,Lingkungan kita bisa terjaga kebersihannya,Lingkungan terlihat lebih hijau,lebih asri,bersih,hilangnya polusi udara dan lainnya.
Maka daripada itu kepada semua aparat atau warga pemilik dari lingkungan ini,marilah,ayo kita jaga,kita rawat dan kita pelihara lingkungan kita tercinta ini agar semua tujuan dari lingkungan yang telah kita bahas diatas bisa terlaksana dan bisa terwujud.
Semoga,dengan adanya sosialisasi ini dapat menggugah hati kita semua untuk lebih dekat dengan alam terutama lingkungan.
Akhir kata,semoga Tuhan meridhoi setiap langkah kita dalam melaksanakan apa yang kita kerjakan ini.Amin


Kondisi Lingkungan Sekarang Ini


Kondisi Lingkungan Sekarang Ini

       Lingkungan adalah sesuatu yang tidak lepas dari pribadi makhluk hidup,terutama manusia.Lingkungan merupakan sebuah wadah penampung semua aktivitas ataupun kegiatan pada makhluk hidup.Lingkungan juga sebagai tempat untuk makhluk hidup menggantungkan hidupnya.
       Lingkungan terhadap manusia terutama.Lingkungan pada manusia mempunyai peranan yang amat penting karena lingkungan adalah sumber penghidupan yang layak.Jika lingkungan tersebut terjaga,maka manusia pun akan bisa merasakan nyamannya untuk hidup.Dalam artian,manusia bisa tetap terjaga kesehatannya,terjaga kebersihannya.Jika lingkungan kotor,pastinya manusia akan terjangkit berbagai penyakit,hidup jadi tidak bersih dan tidak nyaman.
       Apalagi di kota-kota besar sekarang ini,masih kurangnya kesadaran manusia untuk bisa hidup bersih.Masih banyak yang buang sampah sembarangan,mencabuti tanaman-tanaman yang ada untuk penghijauan,dan menebang pohon.Semua itu dapat berakibat fatal bagi pertahanan linkungan itu sendiri.Seperti contoh,dengan membuang sampah sembarangan,pasti nanti sampah tersebut akan menumpuk di suatu tempat baik itu selokan,sungai,kali dan pasti akan membuat aliran air pada tempat itu tidak berjalan lancar,sehingga terjadilaj banjir.
       Seperti contoh lainnya,penebangan pohon pada hutan.Ini juga merupakan tindakan yang nantinya akan berakibat fatal.Karena selain banjir,maka bisa berakibat erosi serta penggundulan lahan yang jelek jika dilihat.
       Semestinya semuanya mampu untuk kita jaga bersama demi menghasilkan lingkungan yang bersih,nyaman dan indah dan sesuai dengan harapan semua orang

Rabu, 12 Januari 2011

SUMBER DAN PENGARUH PENCEMARAN BAHAN BAKAR


SUMBER DAN PENGARUH PENCEMARAN BAHAN BAKAR


a.     Sumber Bahan Pencemaran


Sumber bahan pencemaran polusi memiliki banyak sekali unsur zat yang terkandung didalamnya.Unsur-unsur itu memiliki dampak atau pengaruh bagi lingkungan sekitar.Comtohnya yaitu,yang pertama adalah bahan-bahan adiktif dalam suatu bahan bakar,baik itu kendaraan atau bahan bakar lainnya.
Sebuah bensin jika ditambahkan sebuah zat dengan mengandung berbagai aditif untuk menambah nilai oktannya. Pembakaran bensin akan menghasilkan partikel timah hitam.Partikel yang timbul mungkin saja memiliki pengaruh bagi bahan bakar yang kita pakai.Yang kedua adalah, Merupakan proses pembakaran yang tidak mengalami proses penyelesaian yang baik.Pada pembakaran ini yang berlangsung adalah zat yang mengandung karbonmonoksida,jelaga dan merupakan sisa bahan pembakaran atau yang biasa.Pada awalnya,bahan bakar tertentu bisa mengandung zat yang netral atau bersih,dalam artian tidak mengandung zat pengotor bahan bakar.Pengotor bahan bakar tersebut terkadang disebut dengan bahan bakar fosil, khususnya batu bara, biasanya mengandung sedikit belerang. Pembakaran belerang menghasilkan oksida belerang SO2 atau SO3.
           


b.     Asap Buang Kendaraan Bermotor


Asap kendaraan bermotor banyak sekali kerugian atau pengaruh yang ditimbulkannya,contohnya gas karbon dioksida.Karbon dioksida sebenarnya tidak berbahaya bagi manusia, tetapi dapat mengakibatkan peningkatan suhu  pada permukaan bumi (pemanasan global).Akibatnya nanti dapat mencairkan sungkup es di kutub.Sedangkan karbon monoksida dapat menimbulkan banyak pengaruh bagi lingkungan dan manusia,yaitu bersifat racun, menimbulkan sakit pada paru-paru, menimbulkan sakit pada mata,menghalangi fungsi vital Hb membawa oksigen bagi tubuh,lalu kadar yang tinggi menimbulkan kematian serta menimbulkan sakit pada saluran pernafasan.









Keyakinan Dalam Diri Manusia

Keyakinan Dalam Diri Manusia

Banyak sekali orang yang sudah mengenal kata Keyakinan.Keyakinan adalah sebuah sikap yang mampu percaya terhadap sebuah hal.Dari sebuah kepercayaan itu akan muncul keyakinan yang kuat.Dalam arti,keyakinan itu dapat memotivasi diri pribadi yang mampu terhadap dirinya sendiri untuk membangun sebuah semangat yang nantinya berguna untuk menciptakan suatu hal.
Seseorang bisa menjadi orang yang sukses jika orang tersebut mempunyai keyakinan.Karena keyakinan tersebut dapat memacu memotivasi kita untuk mampu berbuat yang terbaik dalam diri kita.Keyakinan dapat memberi kita semangat yang besar,dari semangat itu akan muncul rasa untuk bangkit menjadi seseorang yang terbaik.Di dalam diri kita itu adalah kumpulan dari berbagai rasa yang berbeda-beda.Dengan keyakinan,rasa-rasa tersebut dapat menjadi kesatuan yang akan membentuk sebuah tindakan yang akan dialirkan ke otak dan dilakukan oleh organ tubuh.Jika kita yakin,pasti suatu hal mungkin akan dapat kita lakukan dengan baik.Terkadang seseorang hanya dengan berlandaskan keyakinan yang kuat,ia mampu menjadi seseorang yang tidak terbayangkan oleh orang tersebut sebelumnya.
Ada dampak positif dan negatif dari keyakinan yang begitu tinggi.Dampak positifnya ialah dengan keyakinan bisa membuat seseorang menjadi sukses,dan dengan keyakinan orang tersebut dapat menjadi dengan pribadi yang baik.Tetapi dengan keyakinan yang begitu tinggi seseorang bisa jatuh dari posisinya yang awalnya bagus,dan dapat juga membuat seseorang menjadi sombong dan cuek dengan lingkungan sekitar hal itu disebabkan karena orang tersebut merasa terlalu yakin dengan dirinya sendiri dengan tidak mempedulikan sekelilingnya (menganggap dirinya yang paling benar).Dengan hal-hal tersebut dapat kita simpulkan bahwa keyakinan itu dapat menjadi bantuan untuk kita untuk menjadi sukses atau bahkan membuat kita jatuh,itu semua kita kembalikan lagi kepada diri pribadi orang tersebut